Batam – Wakil Bupati Kampar, Misharti mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Asosiasi Wakil Kepala Daerah Seluruh Indonesia (ASWAKADA) yang berlangsung pada 22–24 Juli 2026 di salah satu hotel di Kota Batam, Kepulauan Riau. (23/07)
Bimtek mengusung tema “Penguatan ASWAKADA sebagai Mitra Strategis Pemerintah Daerah dalam Tata Kelola, Advokasi Kebijakan, dan Sinergi Pembangunan Nasional”, Kegiatan ini menjadi forum strategis bagi para wakil kepala daerah dari berbagai wilayah di Indonesia untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan, memperluas jejaring antardaerah, serta menyelaraskan langkah dalam mendukung agenda pembangunan nasional.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan Ketua ASWAKADA, dilanjutkan sambutan Ketua Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI), dan secara resmi dibuka oleh Ketua Komisi II DPR RI.
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mendapatkan pembekalan dari sejumlah pejabat Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia terkait penguatan peran wakil kepala daerah dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Pada sesi pertama, Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum memaparkan materi mengenai Penguatan Posisi Strategis Wakil Kepala Daerah dalam Sistem Pemerintahan Daerah: Arah Baru Tata Kelola Politik dan Relevansinya dalam Revisi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014.
Materi berikutnya disampaikan oleh Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah yang mengulas Optimalisasi Fungsi Wakil Kepala Daerah dan Keuangan Daerah: Strategi Percepatan Penyerapan Anggaran, sebagai upaya mendorong efektivitas pengelolaan keuangan daerah dan percepatan realisasi program pembangunan.
Sementara itu, Direktur Jenderal Otonomi Daerah menyampaikan materi Penguatan Kelembagaan, Tata Kelola, dan SDM ASWAKADA sebagai Mitra Strategis Pemerintah dalam Merumuskan Kebijakan dan Regulasi Berkualitas Menuju Indonesia Emas 2045, yang menitikberatkan pada penguatan kelembagaan organisasi serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia wakil kepala daerah.
Sementara itu, Wakil Bupati Kampar, Misharti menyampaikan pentingnya penyelenggaraan ini untuk menuju pemerintahan yang profesional.
"Melalui bimtek ini, kami memperoleh banyak pengetahuan dan pengalaman yang dapat diterapkan dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat," ujarnya.
Misharti juga berharap agar ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama kegiatan dapat diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, sekaligus memperkuat sinergi dengan seluruh perangkat daerah dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Adv)
