gtag('config', 'G-NTGKKTRYW5'); Zukri : Jadikan Partai Sebagai Jalan Pengabdian -->

Notification

×

Kategori Berita

CARI BERITA

Iklan

Iklan


Iklan


Zukri : Jadikan Partai Sebagai Jalan Pengabdian

| Minggu, Juli 26, 2026 WIB | Last Updated 2026-07-26T14:04:22Z

 


Kampar - Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Riau Zukri mengingatkan seluruh kader agar tidak menjadikan partai politik semata-mata sebagai kendaraan untuk mengejar jabatan maupun kepentingan pribadi.


Menurut Zukri, berpartai seharusnya menjadi jalan pengabdian untuk membantu masyarakat dan memperjuangkan kesejahteraan rakyat.


Hal itu disampaikannya saat menghadiri Musyawarah Anak Cabang (Musancab), pembentukan dan pelantikan pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan se-Kabupaten Kampar di Aula Stanum, Bangkinang, Minggu (26/7/2026).


Kita harus punya motivasi hidup sehingga mau berpartai bukan karena ingin kaya, bukan juga untuk jabatan atau semata-mata mencari uang. Berpartai sesungguhnya adalah ibadah karena kita bisa menolong banyak orang,” kata Zukri.


Zukri menilai, anggapan bahwa seseorang harus menjadi anggota legislatif atau kepala daerah agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat merupakan pemikiran yang keliru.


Menurut dia, setiap kader memiliki ruang dan jalan pengabdian masing-masing.


“Kalau orang berpikir berpartai itu harus menjadi anggota DPRD provinsi, anggota DPRD kabupaten, harus menjadi bupati, wakil bupati, gubernur, atau presiden, dia salah,” ujarnya.


Zukri mengatakan, partai politik harus menjadi sarana untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat.


Ia mencontohkan, kader partai dapat berkontribusi membantu masyarakat yang sakit, membantu masyarakat miskin, serta memperjuangkan peningkatan kesejahteraan rakyat.


“Berpartai bukan semata-mata tentang jabatan. Berpartai adalah jalan yang kita tempuh untuk menolong banyak orang, terutama kader partai dan masyarakat,” kata Zukri.


Tak lagi menjadikan jabatan sebagai tujuan


Dalam kesempatan tersebut, Zukri juga menyampaikan bahwa dirinya tidak lagi menjadikan jabatan politik sebagai tujuan utama dalam berpartai.


Ia mengatakan, keinginan untuk memperoleh jabatan hanya sebagian kecil dari motivasinya dalam menjalankan aktivitas politik.


“Saya hari ini bahkan tidak lagi berpikir tentang jabatan. Saya juga tidak berpikir besok akan menjadi Ketua DPD PDI Perjuangan. Kalau tentang jabatan, 30 persen keinginan saya untuk jabatan. Bahkan menurut saya, 30 persen itu hanya takdir dan rencana Allah,” ujar Zukri.


Ia mengatakan, dirinya tetap memilih jalan politik karena ingin mengabdi dan membantu lebih banyak masyarakat.