gtag('config', 'G-NTGKKTRYW5'); DPRD Kampar Dorong Pengembangan Biodiesel Ciptaan Siswa MAN 5 -->

Notification

×

Kategori Berita

CARI BERITA

Iklan

Iklan


Iklan


DPRD Kampar Dorong Pengembangan Biodiesel Ciptaan Siswa MAN 5

| Senin, Mei 18, 2026 WIB | Last Updated 2026-05-23T03:02:51Z
Anggota DPRD Kabupaten Kampar, Eko Sutrisno, S.Sos


Kampar - Anggota DPRD Kabupaten Kampar, Eko Sutrisno apresiasi hasil riset inovasi siswa Madrasah Alliyah Negeri (MAN) 5 Kampar yang berhasil mengubah minyak jelantah menjadi Biodiesel B100. (18/05)


Menurutnya, inovasi para pelajar tersebut membuktikan bahwa generasi muda Kampar memiliki potensi besar dalam bidang riset dan pengembangan energi terbarukan.


“Alhamdulillah, kreativitas dan hasil riset anak-anak kita di MAN 5 Kuntu, Kampar Kiri, patut kita berikan apresiasi setinggi-tingginya,” ujar Eko Sutrisno.


Politisi DPRD Kampar itu menilai, pengolahan limbah minyak jelantah menjadi biodiesel tidak hanya bernilai inovatif, tetapi juga memiliki dampak positif terhadap lingkungan dan pengembangan energi alternatif di daerah.


Sebagai wakil rakyat, Eko menegaskan DPRD Kampar mendorong pemerintah daerah agar memberikan dukungan nyata terhadap pengembangan riset para siswa tersebut. Ia berharap inovasi itu tidak berhenti pada tahap praktik sekolah, tetapi dapat dikembangkan lebih luas hingga memiliki manfaat ekonomi dan lingkungan bagi masyarakat.


“Sebagai wakil masyarakat, kami berharap pemerintah dapat mendukung pengembangan riset mereka agar nantinya bisa menjadi solusi terhadap tantangan yang ada saat ini,” katanya.


Tidak hanya sebatas apresiasi, Eko mengaku telah melakukan koordinasi dengan pihak Politeknik Kampar untuk membantu pengembangan teknologi biodiesel hasil karya siswa MAN 5 Kuntu. Selain itu, ia juga berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM agar inovasi tersebut dapat memperoleh perlindungan hak cipta.


“Saya juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan, Koperasi dan UMKM untuk membantu hasil inovasi siswa MAN 5 Kuntu ini memperoleh hak cipta,” ungkapnya.


Eko turut mengajak seluruh pihak, baik pemerintah, dunia pendidikan maupun masyarakat, untuk menjadi pendukung bagi kreativitas generasi muda di Kabupaten Kampar.


“Kami mengajak semua pihak untuk menjadi support system bagi inovasi anak-anak kita ini,” tegasnya.


Keberhasilan siswa MAN 5 Kampar mengolah minyak jelantah menjadi Biodiesel B100 diharapkan menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya untuk terus berinovasi dan menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat serta lingkungan. (Adv)