-->

Notification

×

Kategori Berita

CARI BERITA

Iklan

Iklan


Iklan


Kebijakan Bupati Kampar Menuai Sorotan

| Rabu, Januari 21, 2026 WIB | Last Updated 2026-01-21T03:49:58Z




Kampar - Satu Persatu Visi-Misi Bupati Kampar, Ahmad Yuzar terlihat sangat berlawanan dengan kebijakannya saat ini setelah menjabat, hal itu terlihat ketika turunnya Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) mencapai 80 persen.(21/01)


Salah Seorang Dokter RSUD Bangkinang yang berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang enggan menyebutkan namanya menyampaikan bahwa insentif daerah yang sebelumnya diterima sebesar Rp5,6 juta, pada tahun ini dipangkas drastis hingga hanya Rp850 ribu dengan alasan efisiensi anggaran.


kebijakan lain yang menuai sorotan adalah penghapusan uang jaga malam pada tahun ini. Dampaknya, jumlah tenaga medis dalam satu shift dikurangi, meskipun beban kerja tetap tinggi. Padahal sebelumnya, satu shift jaga IGD diisi oleh dua hingga tiga dokter.


Keluhan ini pun ramai diperbincangkan di media sosial dan mendapat perhatian publik. Sejumlah pihak menilai kebijakan tersebut berpotensi berdampak pada kualitas layanan kesehatan, khususnya di IGD yang merupakan garda terdepan pelayanan rumah sakit.


RSUD merupakan cerminan pelayanan kesehatan di Kabupaten Kampar. Jika insentif, jasa medis maupun uang jaga malam dihapus, bukan tidak mungkin akan banyak tenaga medis yang berwajah masam ketika jumpa pasien karena jerih payah keringatnya tidak dibayarkan. 


“Dulu, uang lembur Rp 130 ribu di kurangi jadi Rp 100 ribu. Masih ada harapan sedikit. Sekarang dihilangkan samo sekali,” bebernya. 


Ia menambahkan, tenaga kesehatan dipekerjakan 12 jam tapi hak mereka tak dibayarkan. “Bisa saja memudar sopan santun ke pasien. Bukan berarti tidak ikhlas dan tulus merawat uang sakit, tapi kalau macam ini, kondisi zholim namanya ini,” ulasnya lagi.


Sementara itu, Pada sesi "Closing Statement" debat publik Calon Bupati dan Wakil Bupati Kampar Nomor Urut Tiga, Di Ballroom Hotel Labersa, Siak Hulu, Ahmad Yuzar menyampaikan untuk mencapai visi-misinya hal-hal prioritas yang akan kami lakukan adalah meningkatkan SDM Pemerintah dan Masyarakat seperti menaikkan tunjangan.


"Untuk mencapai visi-misi hal-hal prioritas yang akan kami lakukan adalah meningkatkan SDM Pemerintah dan Masyarakat, meningkatkan SDM aparatur pemerintah tentu dimulai dengan meningkatkan kesejahteraannya seperti, kami akan menaikan TPP ASN, PPPK, Guru, Tenaga Kesehatan, Menaikkan insentif kepala desa, Aparat desa, BPD, kepala dusun, RT/RW, dan orang-orang yang mengabdikan diri untuk kepentingan masyarakat di tingkat yang palingbawah seperti guru MDA, Guru TK, PAUD, KaderPosyandu serta mengadakan pelatihan untuk meningkatkan standar kompetensinya", Ucap Ahmad Yuzar dengan Percaya Dirinya Ketika Closing Statement di acara Debat Publik Calon Bupati dan Wakil Bupati Kampar.