-->

Notification

×

Kategori Berita

CARI BERITA

Iklan

Iklan


Iklan


Basiacuong, Sastra Lisan Warisan Budaya yang Perlu Dilandasi

| Senin, April 06, 2026 WIB | Last Updated 2026-04-08T13:27:11Z


Kampar – Upaya melestarikan warisan sastra lisan “Basiacuong” terus digalakkan oleh Pemerintah Kabupaten Kampar, hal itu terlihat ketika setiap penyelenggaraan hari jadi Kabupaten ini menjadi salah satu yang di lombakan.(06/04)


“Basiacuong adalah warisan budaya tak benda, berupa ungkapan turun-temurun yang selalu hadir dalam setiap acara adat. Tanpa Basiacuong, olek atau ritual adat tidak lengkap, karena ini bagian dari tatanan adat yang harus dijaga,” Ucap Datuk Bagindo jo Bosagh Kenegerian Kuok, Ali kepada marwahriau.com.


Ali menekankan pentingnya keberlanjutan Basiacuong agar anak-anak muda tidak kehilangan identitas budaya mereka. Ia berharap pemerintah dan lembaga lain turut berperan melestarikan Basiacuong, termasuk memasukkan materi ini dalam pelajaran Muatan Lokal di tingkat SD dan SMP.


"Kita melihat budaya dan adat kita saat ini mulai memudar, oleh sebab itu kami berharap adanya peran pemerintah dan lembaga lainnya turut berperan dalam melestarikan", Harapnya. (Adv)