-->

Notification

×

Kategori Berita

CARI BERITA

Iklan

Iklan


Iklan


Tapung Gempar Dengan Jasad Bersimbah Darah

| Selasa, Februari 10, 2026 WIB | Last Updated 2026-02-10T11:41:07Z



Kampar - Warga Desa Kota Garo, Kecamatan Tapung Hilir, Kabupaten Kampar digemparkan dengan penemuan seorang jasad wanita yang meninggal dunia dalam kondisi bersimbah darah. (10/02)


Korban diketahui bernama Artha Natalia br Sihotang (37 Tahun), pemilik Toko Artha dan Agen BRILink Artha Natalia, warga Simpang Manulang KM 12, Desa Kota Garo. Korban ditemukan sudah tidak bernyawa di dalam kamar tidurnya sekitar pukul 06.30 WIB, oleh anak kandungnya sendiri saat hendak membangunkan sang ibu untuk persiapan berangkat sekolah.


Salah satu saksi sekaligus abang kandung korban, Manosor Sihotang, kepada media menyampaikan bahwa pada malam sebelum kejadian, korban tidur di rumah bersama anak dan keponakannya, namun berada di kamar terpisah.


"Korban tidur sendiri di dalam kamar, sementara anak korban dan keponakannya tidur di dekat toko,” ujar Manosor.


Lebih lanjut Manosor menjelaskan, sekitar pukul 07.00 WIB, anak korban bersama anaknya datang melaporkan kejadian tersebut.


Saat keluarga masuk ke kamar korban, mereka mendapati Artha Natalia sudah tergeletak di lantai kamar dalam kondisi bersimbah darah dan telah meninggal dunia.


Melihat kondisi tersebut, pihak keluarga segera melaporkan peristiwa itu ke Polsek Tapung Hilir.


Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Tapung Hilir langsung mendatangi lokasi untuk mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan selanjutnya menghubungi Tim Inafis Polres Kampar.


Sekira pukul 09.30 WIB, Tim Inafis Polres Kampar tiba di lokasi dan melakukan identifikasi terhadap jenazah korban serta olah TKP awal. Selanjutnya, sekitar pukul 10.00 WIB, Kasat Reskrim Polres Kampar AKP Gian Joni Mandala S.TrK.,SH.,MH bersama anggota dan Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Riau juga tiba di TKP guna melakukan olah TKP lanjutan.


Kapolsek Tapung Hilir, AKP Khairil, SH, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Namun pihak Kepolisian belum dapat menyimpulkan penyebab pasti kematian korban.


"Tim masih bekerja melakukan olah TKP. Untuk jenazah korban saat ini dilakukan otopsi di RS Bhayangkara Pekanbaru. Kami berharap kasus ini segera terungkap dan apabila ada pelakunya bisa cepat tertangkap,” ujar AKP Khairil.


Hingga berita ini diturunkan, pihak Kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap motif dan pelaku dalam kasus kematian korban. ***