Kampar - Selain Balimau Kasai, Persukuan Domo Kuok menggelar olek adat dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah di Balai Adat Persukuan Domo, Desa Persiapan Pulau Belimbing, Kecamatan Kuok, Minggu (8/2/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi anak dan kemenakan, termasuk yang datang dari Pekanbaru hingga negeri jiran Malaysia.
Olek adat tersebut disiapkan selama tiga minggu oleh samondo dan anak kemenakan dengan semangat gotong royong. Seluruh rangkaian kegiatan terlaksana berkat kebersamaan urang samondo dan dunsanak, didukung bantuan logistik serta teknis acara.
Muhammad Ali Datuk Ghindo Jo Bosau menyampaikan bahwa olek persukuan ini juga ditandai dengan penyembelihan satu ekor kerbau yang disumbangkan oleh samondo. Tradisi ini, kata dia, telah dilaksanakan secara turun-temurun sebagai bentuk syukur dan kebersamaan dalam menyambut Ramadhan.
“Olek ini sudah berjalan sekitar 20 kali berturut-turut. Hanya saja, sempat terhenti dua tahun saat pandemi Covid-19,” ujarnya.
Dalam pesannya, Datuk Ghindo mengajak seluruh anak kemenakan untuk memaknai bulan suci Ramadhan dengan meningkatkan ibadah dan amal sebagai bekal kehidupan ke depan.
Setelah rangkaian acara adat, kegiatan dilanjutkan dengan tabligh akbar dan makan bajambau bersama, yang semakin mempererat ikatan kekeluargaan di antara anak dan kemenakan Persukuan Domo Kuok.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Camat Kuok Intan Monica Sandra melalui Plt Kasi Kesejahteraan Sosial, Al Khudri, menekankan pentingnya silaturahmi dalam menjaga keharmonisan adat dan sosial.
Menurutnya, dengan silaturahmi, anak kemenakan dapat saling mengenal mamak dan ninik mamak, sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan secara adat dan kekeluargaan.
“Kalau dibawa ke pengadilan, ibarat pepatah kalah jadi arang, menang jadi abu. Biaya habis, masalah pun belum tentu selesai,” jelasnya.
Ia berharap setiap persoalan di tengah masyarakat dapat diselesaikan melalui musyawarah adat agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.
"Semoga acara ini membawa keberkahan bagi seluruh anak dan kemenakan Persukuan Domo Kuok," tukasnya. (Rls)
