Kampar - Prestasi membanggakan kembali diraih oleh salah satu Kepala Desa di Kabupaten Kampar, Abdi Syukri yang merupakan Kepala Desa Empat Balai, berhasil meraih penghargaan bergengsi Indonesia Alternative Dispute Resolution (IADR) Awards 2025 yang diselenggarakan oleh Dewan Sengketa Indonesia (DSI). (13/11)
Penghargaan tersebut diserahkan oleh Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Indonesia, Yusril Ihza Mahendra, dalam ajang Indonesia Arbitration Week dan Indonesia Mediation Summit 2025 yang digelar di Quest Hotel, Denpasar, Bali, Rabu 5 November 2025 lalu. Abdi menjadi satu-satunya penerima penghargaan asal Provinsi Riau dari total 58 penerima se-Indonesia.
IADR Awards merupakan bentuk apresiasi tertinggi bagi para profesional yang berperan dalam penyelesaian sengketa alternatif secara damai, cepat, dan berkeadilan. Ajang ini juga menjadi simbol dedikasi bagi mereka yang berkontribusi dalam menciptakan harmoni sosial dan memperkuat sistem mediasi di Indonesia.
Abdi, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Desa Empat Balai sekaligus Ketua DPD Non Litigation Peacemaker Association (NLPA) Provinsi Riau, mengaku tidak menyangka akan menerima penghargaan tersebut.
“Saya sempat kaget ketika mendapat informasi bahwa saya terpilih sebagai penerima penghargaan IADR Awards. Proses seleksinya panjang, mulai dari wawancara hingga asesmen oleh dewan juri pada 25 Oktober 2025,” ujarnya.
Pada saat sesi wawancara, abdi memaparkan peran Kepala Desa sebagai mediator dalam penyelesaian konflik di tingkat Desa, serta upayanya membangun sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan masyarakat untuk menciptakan solusi yang damai dan berkeadilan.
“Sebagai pimpinan di tingkat Pemerintah Desa, saya berusaha agar setiap persoalan warga bisa diselesaikan secara musyawarah tanpa harus sampai ke ranah hukum. Prinsipnya, damai itu indah dan lebih cepat menyejukkan masyarakat,” tutur Abdi.
Penghargaan yang diraih Abdi sekaligus mempertegas pentingnya peran mediator lokal dalam memperkuat sistem penyelesaian sengketa nonlitigasi ditingkat Desa. Capaian ini menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kabupaten Kampar Provinsi Riau, khususnya masyarakat Desa Empat Balai kemudian menegaskan bahwa dedikasi dan komitmen Kepala Desa dapat membawa nama Daerah Kabupten dan Provinsi hingga ke kancah nasional. (Rls)
