gtag('config', 'G-NTGKKTRYW5'); Musim Kemarau, Datuk Penghulu Sungai Manasib Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan Karhutla -->

Notification

×

Kategori Berita

CARI BERITA

Iklan

Iklan


Iklan


Musim Kemarau, Datuk Penghulu Sungai Manasib Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan Karhutla

| Minggu, Agustus 23, 2026 WIB | Last Updated 2026-08-24T02:14:37Z

BANGKO PUSAKO — Di tengah musim kemarau seperti saat ini, Pemerintah Kepenghuluan Sungai Manasib mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).


Imbauan tersebut disampaikan oleh Datuk Penghulu Sungai Manasib, Sukri, yang meminta seluruh masyarakat agar bersama-sama menjaga, memantau, dan mengawasi kondisi lahan maupun perkebunan masing-masing guna mencegah terjadinya kebakaran.


Sukri mengatakan, kondisi cuaca dan lahan yang cenderung kering pada musim kemarau seperti saat ini dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran. Karena itu, diperlukan perhatian dan kerja sama dari seluruh masyarakat dalam melakukan pencegahan.


“Mohon sangat perhatian dan kerja sama kita semua dalam pencegahan terjadinya karhutla di musim kemarau ini. Agar senantiasa kita mengingatkan kepada warga untuk lebih waspada, menjaga serta selalu memantau lahan dan kebun masing-masing agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan,” ujar Sukri, Ahad (23/8/2026)


Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam berbagai aktivitas yang berpotensi menimbulkan api, termasuk saat melakukan kegiatan panen sawit, pembersihan dan pembukaan lahan, maupun kegiatan lainnya di sekitar perkebunan.


Selain itu, Sukri meminta masyarakat untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan serta meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas di kawasan perkebunan yang rawan terjadi kebakaran.


Kepada Ketua Masyarakat Peduli Api (MPA), Sukri juga meminta agar terus berkoordinasi dengan RT, RW, dan Kepala Dusun (Kadus) di wilayah kerja masing-masing untuk bersama-sama mengantisipasi munculnya titik api, khususnya di lahan yang dianggap rawan kebakaran.


“Kontrol selalu ke lahan dan kebun masing-masing untuk mengantisipasi api. Kemudian untuk Ketua MPA agar selalu berkoordinasi dengan RT, RW dan Kadus di wilayah kerjanya masing-masing, serta mengecek ketersediaan air di kanal-kanal yang ada di wilayah kerjanya,” pesannya.


Sukri berharap seluruh masyarakat dapat meningkatkan kepedulian dan tidak menganggap sepele potensi kebakaran selama musim kemarau. Apabila ditemukan asap atau titik api, masyarakat diminta segera melakukan langkah pencegahan dan melaporkannya kepada pihak terkait agar dapat ditangani secepat mungkin.


“Atas perhatian dan kerja sama kita semua, kami ucapkan terima kasih. Mari kita bersama-sama menjaga lahan, kebun dan lingkungan serta mencegah terjadinya karhutla di wilayah Kepenghuluan Sungai Manasib,” tutup Sukri.(Lang)