Kampar - Pemerintah Kabupaten Kampar menggelae upacara peringatan otonomi daerah di halaman kantor bupati kampar, asisten Dua (II) Muhammad ditunjuk menjadi pimpinan upacara. (27/04)
Dalam kesempatan tersebut, Muhammad membacakan amanat tertulis dari Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian, yang menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan visi nasional.
Dalam amanatnya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyampaikan bahwa peringatan Hari Otonomi Daerah tahun ini mengusung tema "Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita". Tema ini menjadi landasan bagi pemerintah daerah untuk memperkuat kolaborasi, responsivitas, dan akuntabilitas dalam tata kelola pemerintahan.
Mendagri menekankan tiga prioritas utama bagi pemerintah daerah, yakni :
1. Penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur: melalui pelatihan dan sertifikasi kompetensi.
2. Peningkatan Kapasitas Keuangan: melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), desain APBD berbasis kinerja, dan akses pembiayaan alternatif.
3. Penguatan Kelembagaan dan Tata Kelola: melalui reformasi birokrasi, digitalisasi pelayanan publik, serta peningkatan transparansi.
Tak hanya iti saja, Muhammad juga menegaskan bahwa esensi dari otonomi daerah adalah perjuangan untuk memdekatkan pelayanan kepada masyarakat.
"Makna bagi kami bahwa otonomi daerah ini adalah bagian daripada perjuangan masyarakat. Bagaimana kita memperpendek rentang pelayanan kepada masyarakat yang dulunya di pusat, sekarang bisa kita lakukan di daerah. Ini adalah kemudahan-kemudahan yang bisa kita dapatkan,".
Lebih lanjut, kepala daerah juga diimbau menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, termasuk dalam mewujudkan swasembada pangan dan energi, pengelolaan sumber daya air, serta pengembangan kewirausahaan guna membuka lapangan kerja. (Adv)
