gtag('config', 'G-NTGKKTRYW5'); Sempena HUT ke 25, Koppsa M Gelar Festival Rebana Hadiah Lebih Besar Dibanding Festival Kabupaten -->
×

Kategori Berita

CARI BERITA

Iklan

Iklan


Iklan


Sempena HUT ke 25, Koppsa M Gelar Festival Rebana Hadiah Lebih Besar Dibanding Festival Kabupaten

| Sabtu, Agustus 15, 2026 WIB | Last Updated 2026-08-15T12:50:41Z

 


Kampar - Memperingati Milad ke 25, Koppsa M, menggelar festival Rebana  se-kecamatan Siak Hulu, kegiatan dipusatkan Desa Pangkalan Baru, Kecamtan Siak Hulu dan diikuti sebanyak  delapan grup rebana dari enam desa. Hebatnya, festival rebana yang ditaja Koppsa M menyediakan hadiah terbesar dibanding festival rebana di tingkat Kabupaten/kota. (15/08)


"Festival rebana yang ditaja Koppsa M menyediakan hadiah terbesar dibandingkan dengan festival rebana tingkat kabupaten/kota yang pernah saya hadiri. Juara satu festival rebana Koppsa M memberikan hadiah uang Rp 5.000.000 plus tropi, juara dua hadiah Rp 4.000.000 dan juara tiga Rp 3.000.000. Juara harapan 1 Rp 2 juta, harapan dua RP 1.000.000 dan juara harapan tiga Rp 500.000. Biasanya juara pertama festival rebana tingkat Kabupaten/kota hadiah tertinggi hanya Rp 2.000.000,”ujar Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Seni dan Qasidah Indonesia (LASQI) Pekanbaru, Drs Yusri Minka SQ dalam sambutannya pada pembukaaan Festival Rebana yang ditaja Koppsa M.


Turut hadir Upika Kecamatan Siakhulu, ninik mamak, pemuka masyarakat dan ratusan masyarakat Desa Pangkalan Baru. 


Yusri mengatakan, jika hadiah festival rebana jumlahnya seperti yang disediakan Koopsa M maka jumlah peserta akan mebludak. Setidaknya, akan nada 30 grup rebana akan mengikuti festifal rebana tersebut. Apalagi, jika festival rebana disosialisaikan kepada grup rebana yang tersebar di segenap desa di Kecamatan Siak Hulu. 


"Jika hadiah festival rebana jumlahnya sebesar yang disediakan Koppsa M maka jumlah perserta bisa mencapai 30 grup rebana. Apalagi jika disosialisasikan dengan baik ke segenap desa yang ada di Kecamatan Siakhulu. Bukan hanya diikuti delapan grup rebana tapi bisa mencapai 30 grup rebana,”ujarnya. 


Dalam festival rebana ,kata Yusri, ada tiga kriteria penilaian untuk menentukan juara, yaitu vokal, aransemen musik serta penampilan/ buasana. Untuk vokal bobot nilainya 40 persen, aransemen 30 persen dan penampilan 30 persen. "Juga ada penilaian yel-yel yang bertemakan Koppsa M.”ujarnya.


Ketua Koppsa M. Nusirwan dalam sambutannya mengatakan bahwa Festival Rebana yang diselenggarakan Koppsa M, bertepatan dengan Milad ke 25. Festival rebana merupakan bentuk partisipasi dan pembinaan Koppsa M terhadap kegiatan seni bernuansa islam yang sudah mengakar di tengah masyarakat. 


"Fesival rebana akan lebih sering kita adakan sebagai bentuk partisipasi Koppsa M mengembangkan kegiatan seni islami yang digemari ibu-ibu majelis taklim,”ujanya.


Milad Koppsa M yang ke 25 , jelas Nusirwan, didukung oleh beberapa sponsor seperti indocafe, vitacimin, parasol, RS Mesra serta UMKM. 


"Para peserta dan masyarakat yang hadir dapat menikmati hidangan dan minuman gratis yang disediakan Koppsa M,”ujarnya. 


Nusirwan juga meminta agar grup rebana dapat menjadi potensi ekonomi baru bagi grup rebana. Sebab, acara pesta dan pernikahan biasanya hanya menampilkan musik orgen tunggal. Jika grup rebana mempunyai kreasi lagu dan aransemen musik dengan alat musik yang variatif maka bisa mengisi acara dan pesta pernikahan. 


"Jika grup rebana bisa menampilkan kreasi musik yang kebih beragam dengan alat musik yang lebih bervariasi maka akan dapat menjadi potensi ekonomi baru untuk mengisi acara dan pesta pernikahan yang selama ini sering diisi orgen tunggal,”pungkasnya. (Paj)